Lalu mereka berdua pun menuju ke kelasnya yang bertempat dilantai 3. Ketika Genta dan Anisa berjalan menuju ke kelasnya mereka berdua bertemu dengan teman sekelompoknya pada waktu PLS dan mereka semua pun bercanda sembari berjalan ke kelasnya. Hingga kemudian ketika telah memasuki kelas dan memulai perkenalan satu sama lain didepan kelas sebelum melakukan kegiatan belajar mengajar yang dibimbing oleh walikelas Genta yang bernama Kunto Pujoalam. Dan dimulai dari absen pertama dari murid kelas X IPS 2 hingga absen yang terakhir di kelas X IPS 2, setelah selesai perkenalan Pak Kunto menginstrusikan untuk membentuk pengurus kelas yang terdiri dari ketua kelas,wakil,bendahara,dan sekretaris. Pak kunto pun menanyakan kepada para muridnya siapa yang mau menjadi pengurus kelas.
“Siapa disini yang ingin menjadi pengurus kelas, pasti diantara kalian punya bakat untuk menjadi seorang pemimpin, walaupun dimulai dari pengurus kelas, setidaknya kalian mempunyai mental sebagai pemimpin sejak remaja” Ucap Pak Kunto sambil memotivasi para muridnya.
Para murid pun berdiskusi untuk menunjuk calon pengurus kelasnya. Hingga saat ketika Anisa mencalonkan diri sebagai pengurus kelas, para murid pun bertepuk tangan. Tak mau kalah Eka si anak cerewet ikut mencalonkan diri sebagai pengurus kelas, para murid pun tertawa sambil bertepuk tangan. Tri juga tak mau kalah dengan Anisa dan Eka, ia pun maju untuk mencalonkan diri sebagai pengurus kelas, para murid pun kembali tertawa dan bertepuk tangan. Hingga saat Genta dengan pedenya ikut mencalonkan diri sebagai pengurus kelas, Genta ingat dengan nasihat dari Anisa untuk percaya diri. Para murid pun berteriak histeris sampai sampai ada murid yang wajahnya sengaja dimasuki ember dan berjoget diatas meja. Hingga saat pemungutan suara dimulai, Pak Kunto membagikan selembar kertas kosong yang dilipat untuk menjadi sarana pemilihan pengurus kelas kepada para muridnya.
Dan ketika pemungutan suara telah selesai, kertas yang tadi dibagikan diambil kembali oleh Pak Kunto untuk menjadi bukti siapa yang mendapatkan suara yang paling banyak untuk menjadi ketua kelas dan suara yang jumlahnya dibawahnya mengikuti urutan jabatan yang telah ditentukan. Hingga saat telah selesai pemilihan pengurus kelas X IPS 2, akhirnya Genta keluar menjadi ketua kelas X IPS 2 dan diikuti oleh Anisa sebagai wakil ketua kelas, Eka sebagai bendahara kelas, dan Tri sebagai sekretaris kelas. Setelah pemilihan pengurus kelas X IPS 2 selesai, dimulailah kegiatan belajar mengajar dikelas X IPS 2.
Hingga ketika bel istirahat berbunyi, para murid pun keluar kelas untuk membeli makanan atau minuman dikantin sekolah, dan ketika Anisa keluar kelas untuk ke kantin ia tidak melihat teman akrabnya untuk menemani ia ke kantin, Anisa pun berdiam diri sendiri diteras kelas. Genta yang baru keluar dari ruang musik melihat Anisa sedang berdiam diri, langsung menghampiri Anisa dan menanyakan kenapa Anisa berdiam diri.
Komentar
Posting Komentar