PeDe4

Kemudian Genta melihat spidometer motornya. “Eh iyaa abiss, aku lupa isi bensin hehe” Ucap Genta sambil mengaruk garuk kepalanya. “Yaudah ayo kita dorong bareng motornya ke pom bensin” Ucap Anisa dengan tersenyum. Melihat respon Anisa seperti itu Genta pun langsung terdiam dan bertanya kepada Anisa. “Hei kamu gapapa dorong motor bareng aku?” Tanya Genta dengan halus. “Gapapa Gentaa, udah ayo kita dorong bareng motornya, jangan bengong gitu dong Gent... muka kamu lucu kalau lagi bengong” Ucap Anisa sambil tertawa. “Ayoo Anisaa” Ucap Genta dengan semangat. Hingga kemudian Genta dan Anisa pun mendorong motornya Genta ke pom bensin terdekat. Ketika diperjalanan menuju pom bensin Genta dan Anisa saling menanyakan satu sama lain dan mengobrol. Hingga akhirnya Genta dan Anisa sampai dipom bensin dan Anisa pun minggir dan menunggu Genta mengisi bensin motornya. Setelah terisi penuh mereka berdua pun melanjutkan perjalanan pulang menuju rumah Anisa, ditengah perjalanan mereka berdua kembali bercengkrama diatas motor melanjutkan obrolan mereka saat mendorong motornya Genta. Dan ketika telah sampai dirumah Anisa, Genta dan Anisa pun turun dari motor dan Anisa menyuruh Genta untuk masuk ke dalam rumahnya tetapi Genta tidak mau karena beralasan sudah waktu sore dan akhirnya Anisa pun berterima kasih kepada Genta. “Genta makasih yaa udah nganterin aku pulang” Ucap Anisa dengan tersenyum. “Iya sama – sama Anisa, aku juga terima kasih sama kamu, karna kamu udah mau bantuin aku dorong motor sampe ke pom bensin hehe” Ucap Genta dengan menggaruk garuk kepalanya. “Iyaa Gent santai aja, btw kamu hati – hati yaa pulangnya, jangan ngelamun mulu trus jangan jadi orang yang pemalu, jadi lah orang yang percaya diri, karna dengan percaya diri, kamu akan menjadi diri kamu yang sebenarnya! Semangat yaa Gentaa!” Mendengar nasihat dari Anisa Genta pun tersenyum. “Anisa, terima kasih yaa, walaupun kita baru kenal tetapi rasanya kita seperti sudah mengenal sejak lama” Ucap Genta dengan senyuman. Dan setelah itu Genta pun melanjutkan perjalanannya pulang. Keesokan harinya Genta memulai bersekolah disekolah barunya dan ketika telah sampai disekolah Genta kebingungan mencari kelasnya, hingga ketika Genta melihat Anisa, ia pun langsung memanggil Anisa. “Anisaa...” Panggil Genta. Mendengar ada yang memanggil namanya, Anisa pun menoleh ke belakang. Dan ketika Anisa menoleh kebelakang ia pun melihat Genta, dan menghampiri Genta. “Iyaa kenapa Gent?” Tanya Anisa sambil tersenyum “Aku lagi kebingungan mencari kelas kita Nis hehe” Ucap Genta. “Itu kelas kita dilantai 3 samping ruang musik Gent, ayo kita ke kelas bareng!” Ucap Anisa “Ayo Nis! Ucap Genta dengan semangat.

Komentar